Rabu, 30 Januari 2013

Tujuan Pendidikan Islam



PERBAIKAN MAKALAH
 ILMU PENDIDIKAN ISLAM
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM
Jurusan : Tarbiyah
Prodi      : Pendidikan Bahasa Arab/D/III



Disusun oleh Kelompok III:
MUHAMMAD TOHIR     NPM : 1170352
NUR AFRIZAL                 NPM : 1170442
ARIS PERMANA             NPM : 1169742
TITIN SUMARTINI         NPM :1170922
RATNA MISGIANTI       NPM : 1170572



NPM : 1170572



SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
STAIN JURAI SIWO METRO
2012






KATA PENGANTAR

            Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah memberikan kenikmatan kepada Hamba-Nya tanpa memilah-milih, terkhusus kepada kami sehingganya dapat menyelesaikan tugas makalah dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan dan petunjuk-Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup kami menyelesaikan makalah ini dengan baik.
            Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada Bpk. Drs. H. Basri, M. Ag., selaku dosen yang telah membimbing penyusun, dan rekan-rekan yang telah turut serta memberikan kritik dan saran sehingga dapat bermanfaat dalam penyusunan makalah ini.
            Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis dengan senang hati akan menerima kritik, saran, dan masukan yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Metro, 22 September 2012

          Penulis         



















DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL  ....................................................................................... i
KATA PENGANTAR ...................................................................................... ii
DAFTAR ISI  .................................................................................................... iii
BAB I. PENDAHULUAN ............................................................................... 1
A.    Latar Belakang  .................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah ................................................................................. 1
C.     Tujuan.................................................................................................... 1
D.    Metode.................................................................................................. 1
BAB II. PEMBAHASAN.................................................................................. 2
A.       Pengertian Tujuan Pendidikan Islam.................................................... 2
B.         Fungsi Tujuan Pendidikan Islam......................................................... 3
C.        Tahap-tahap Tujuan Pendidikan Islam................................................. 4
D.       Aspek-aspek Tujuan Pendidikan Islam................................................ 6
E.       Ranah Tujuan Pendidikan Islam........................................................... 7
 BAB III. SIMPULAN ..................................................................................... 9
 DAFTAR PUSTAKA









  BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Pendidikan adalah sesuatu hal yang sangat penting, Terutama pendidikan Islam. Karena Pendidikan Islam mengandung nilai kebenaran dari konsep Ilahi menyempurnakana serta mengoreksi kekeurangan system pendidikan yang ada. Oleh karena itu tujuan disusun makalah ini adalah sebagai sumbangsih perhatian kami terhadap dunia pendidikan.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian Tujuan pendidikan Islam?
2.      Apa fungsi Tujuan  pendidikan Islam?
3.       Apa saja tahap-tahap dalam Tujuan pendidikan Islam?
4.      Apa saja aspek-aspek Tujuan Pendidikan Islam?
5.      Apa saja ranah Tujuan Pendidikan Islam?


C.    Tujuan
1.      Mengetahui pengertian Tujuan Pendidikan Islam?
2.      Mengetahui apa fungsi Tujuan Pendidikan Islam?
3.      Mengetahui apa saja Tahap-tahap dalam Tujuan Pendidikan Islam?
4.       Mengetahui apa saja Aspek-aspek dalam Tujuan Pedidikan Islam?
5.      Mengetahui Ranah tujuan Pendidikan Islam?


D.    Metode
Makalah ini disusun dari kumpulan beberapa sumber buku, dengan mencari hal-hal yang berkaitan dengan pokok bahasan. Selain itu juga diambil dari sumber internet dari situs-situs yang membahas tentang materi.



BAB II
POKOK PEMBAHASAN


A.    Pengertian Tujuan Pedidikan Islam
Tujuan ialah suatu suatu yang diharapkan tercapai setelah sesuatu usaha atau kegiatan selesai. Tujuan merupakan standar usaha yang dapat ditentukan, serta mengarahkan usaha yang akan dilalui dan merupakan titik pangkal untuk mencapai tujuan-tujuan lain.[1] Selain itu tujuan dapat membatasi ruang gerak usaha, agar kegiatan dapat terfokus pada apa yang dicita-citakan, dan yang terpenting dapat memberi penilaian atau evaluasi pada usaha-usaha pendidikan.
Dilihat dari kacamata ilmu pendidikan teoritis, tujuan pendidikan ditempuh secara  bertingkat, misal tujuan intermediair (sementara atau antara) adalah suatu batas sasaran kemampuan yang harus dicapai dalam proses pedidikan untuk mencapai tujuan akhir.
Ada lagi misal tujuan insidetal adalah suatu peristiwa tertentu yang tidak direncanakan akan tetapi dapat dijadikan sasran dari proses pendidikan pada tingkat tertentu. Misal peristiwa meletusnya gunung berapi dapat dijadikan objek pendidikan yang mana kejadian tersebut sebagai motivasi kemampuan anak didik untuk memahami arti kekuasaan Tuhan.
Dari berbagai tujuan teoritis tersebut bertujuan untuk memudahkan proses kependidikan melalui tahapan yang lebih meningkat kearah tujuan umum atau tujuan akhir.
Dalam adagium ushuliyah dinyatakan bahwa: al-umur bi maqashidiha”, bahwa setiap tindakan dan aktifitas harus berorientasi padsa tujuan atau rencanayang telah ditetapkan.
Adagium ini menunjukan bahwa pendidikan seharusnya berorientasi pada tujuan yang ingin dicapai, bukan semata-mata berorientasi pada sederetan materi.
Oleh karena itu tujuan pendidikan Islam menjadi komponen pendidikan yang harus dirumuskan terlebih dahulu sebelum merumuskan komponen-komponen pendidikan yang lain.
Adapun tujuan akhir pendidikan Islam pada hakikatnay adalah ralitas cita-cita ajaran Islam itu sendiri, yang membawa misi kesejahteraan manusia di dunia dan akhirat.
Sebagaimana firman Allah SWT:
“Sesungguhnya shalatku dan ibadahku dan hidupku serta matiku hanya untuk Allah, Rabb semesta alam”.
Dari ayat diartikan bahwa tujuan akhir dari pendidikan Islam terletak dari realisasi sikap penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, baik secara perorangan, masyarakat maupunsebagai umat manusiasecara keseluruhannya.

B.     Fungsi Tujuan Pendidikan Islam
Menurut tugas dan fungsi manusia secara filosofis, tujuan pendidikan bisa dibedakan sebagai berikut:
Tujuan Individual yang menyangkut individu, melalui proses belajar dengan tujuan mempersiapkan dirinya dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Tujuan Sosial yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat sebagai keseluruhan, dan dengantingkah laku masyarakat umumnya serta dengan perubahan-perubahan yang diinginkan  pada pertumbuhan pribadi, pengalaman dan kemajuan hidupnya.
Tujuan Profesional yang menyangkut pengajaran sebagai ilmu, seni, dan proporsi diantara profesi serta sebagai suatu kegiatan dalam masyarakat.
 Dalam ketiga fungsi tujuan tersebut tidak boleh terpisah, sehingga dapat tercipta tipe manusia paripurna seperti dikehendaki ajaran Islam.

Oleh karena itu tujuan pendidikan pada hakikatnya merupakan cita-cita mewujudkan nilai-nilai maka filsafat pendidiklah yang memberi dasar dan corak serta arah dan tujuan pendidikan itu sendiri.
Dalam pelaksanaan tujuan tersebut dapat dibedakan dalam dua macam tujuan:
1. Tujuan Operasional
Tujuan Operasional adalah tujuan yang dicapai menurut program yang telah ditentukan atau ditetapkan dalam kurikulum.
2.Tujuan Fungsional
Tujuan Fungsional yaitu tujuan yang hendak dicapai menurt kegunananya baik dari aspek teoritismaupun aspek praktis. Artinya  anak didik telah siap dipakai  dalam bidang keahlian yang dituntut oleh dunia kerja dan lingkungannya.

C. Tahap-tahap Tujuan Pendidikan Islam
Ada beberapa tujuan pendidikan Islam:
1. Tujuan Umum
Tujuan Umum ialah tujuan yang akan dicapai dengan semua kegiatan pendidikan, baikdengan pengajaran ataudengan cara lain. Tujuan tersebut harus meliputi seluruh aspek kemanusian yang meliputi sikap, tingkah laku, penampilan, kebiasaan dan pandangan. Tujuan ini dibedakan pada setiap tingkatan umur, kecerdasan, situasi dan kondisi dengan kerangka yang sama.
Cara atau alat yang paling efektif dan efesien untuk mencapai tujuan pendidikan ialah pengajaran. Pengajaran ialah poros membuat jadi terpelajar ( tahu, mengerti, menguasai, ahli; belum tentu menghayati dan meyakini).
Tujuan umum pendidikan Islam harus dikaitkan pula dengan tujuan pendidikan nasional Negara  tempat pendidikan Islam itu dilaksanakan dan harus dikaitkan pula dengan tujuan institusional lembaga yang menyelenggarakan pendidikan itu.

2. Tujuan Akhir
 Tujuan akhir artinya pendidikan Islam itu berlangsung selama hidup,maka tujuan akhirnaya terdapat pada waktu hidupdidunia ini telah berakhir pula. Karen pola taqwa dapat mengalami naik turundan bertambah serta berkurang dalam perjalanan hidup manusia. Karena itulah pendidikan  Islam itu berlaku selama hidup untuk menumbuhkan, memupuk, dan mengembangkan, memelihara dan mempertahankan tujuan pendidikan yang telah dicapai.
.



Allah SWT berfirman
 “Wahai orang-orang beriman,. Bertaqwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa; dan janganlah kamu  mati kecuali dalam keadaan muslim”.

3.  Tujuan Sementara
Tujuan sementara ialah tujuan yang akan dicapai setelah anak didik diberi sejumlah pengalaman tertentu yang direncanakan dalam suatu kurikulum pendidikan formal. Tujuan operasional dalam bentuk tujuan instruksional yang dikembangkan menjadi tujuan instruksional umum dan khusus (TIU dan TIK), dapat dianggap tujuan sementaradengan sifat yang agak berbeda. 
Sejak tingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar, gambaran Insan Kamil itu hendaknya sudah kelihatan. Dengan kata lain, bentuk Insan Kamil dengan pola takwa itu harus kelihatan dalam semua tingkat pendidikan islam. Karena itu setiap lembaga pendidikan islam harus dapat merumuskan tujuan pendidikan Islam sesuai dengan tingkatan jenis pendidikanya. Ini berarti bahwa tujuan pendidikan islam Madrasah Tsanawiyah berbeda dengan tujuan di Madrasah ‘Aliyah, dan tentu saja berbeda dengandi SMTP. Meskipun demikian Polanya sama, yaitu takwa dibentuknya sama, yaitu takwa dibentuknya sama, yaitu Insan Kamil.Yang berbeda hanya bobot dan mutunya saja.

6.    Tujuan operasional
            Tujuan operasional ialah tujuan praktis yang akan dicapai dengan sejumlah kegiatan pendidik tertentu . Satu unit kegiatan pendidikan dengan bahan-bahan yang sudah dipersiapkan dan diperkirakan akan mencapai tujuan tertentu disebut tujuan operasional dalam pendidikan formal, tujuan operasional ini disebut juga tujuan ainstruksional yang selanjutnya dikembangkan menjadi tujuan instruksional umum dan tujuan instruksional khusus (TIU dan TIK). Tujuan instruksional ini merupakan tujuan pengajaran yang direncanakan dalam unit-unit kegiatan pengajaran.
            Sifat operasionalnya lebih ditonjolkan dari sifat penghayatan dan kepribadian. Untuk tingkat yang paling rendah, sifat yang berisi kemampuan dan keterampilanlah yang ditonjolkan,Misalnya, ia dapat berbuat, terampilmelakukan, lancer mengucapkan. Mengerti, memahami, meyakini dan menghayati adalah soal kecil.Kemampuan dan keterampilan yang dituntut pada anak didik, merupakan sebagian kemampuan dan keterampilan Insan Kamil dalam ukuran anak, yang menuju kepada betuk Insan Kamil yang semakin sempurna (meningkat). Anak harus sudah terampil melakukan ibadat, (sekurang-kurangnya ibadat wajib) meskipun ia belummemahami dan menghayati ibadat itu.

D.  ASPEK-ASPEK TUJUAN
Tujuan akhir mengandung nilai-nilai islami dalam segala aspeknya [2]yaitu aspek normatif, aspek fungsional, dan aspek operasional.
Tujuan normatif. Tujuan yang ingin dicapai berdasarkan norma-norma yang mampu mengkristalisasikan nilai-nilai yang hendak diinternalisasi, misalnya:
1. Tujuan Normatif
a). Tujuan formatif yang bersifat memberi persiapan dasar yang korektif.
b). Tujuan selektif yang bersifat memberikan kemampuan membedakan
hal-hal yang benar dan yang salah.
c). Tujuan determinative yang bersifat memberi kemampuan untuk mengarahkan diri pada sasaran-sasaran yang sejajar dengan proses
 kependidikan.
d). Tujuan intregatif yang bersifatmemberi kemampuan untuk memadukan  tujuan akhir.
e). Tujuan aplikatif yang bersifat memberikan kemampuan penerapan segala pengetahuan yang telah diperoleh dalam pengalaman pendidikan.
2.  Tujuan Fungsional.
Tujuan yang sasaranya diarahkan pada kemampuan peserta didik untuk memfungsikan daya kognisi,afeksi dan psikomotorik dari hasil pendidikan yang diperoleh sesuai dengan yang ditetapkan. Tujuan ini meliputi:
a.       Tujuan individual
b.      Tujuan social
c.       Tujuan moral
d.      Tujuan professional

3. Tujuan operasional.
Tujuan yang mempunyai sasaran teknis manajerial. Menurut Langeveld, tujuan ini dibagi menjadi enam macam, yaitu:
a.       Tujuan Umum
b.      Tujuan Khusus
c.       Tujuan tak lengkap
d.      Tujuan incidental (tujuan seketika)
e.       Tujuan Sementara
f.       Tujuan Intermedier (penguasaan pengetahuan)
Komponen-komponen tujuan pendidikan di atas tidak hanya terfokus pada tujuan yang bersifat teoritis,tetapijuga bertujuan praktis yang sasaranya pada pemberian kemampuan praktis peserta didik.
E. RANAH TUJUAN
Secara umum Nana Sujana, merangkumkan ranah tujuan meliputi :
domain,kognitif,afektif dan psikomotor, untuk tiap-tiap bidang atau domain.
1. Domain kognitif
 a) pengetahuan yang khusus;
 b) pemahaman;
 c) penggunaan/aplikasi;
 d) analisa;
 e) sintesa;
 f). evaluasi.

2. Domain Afektif
 a) menerima;
 b) menjawab;
c) menilai;
 d) mengorganisasikan;
e) memberi sifat atau karakter.

3. Domain Psikomotor
a) gerakan refleks;
 b) gerakan dasar/sederhana;
 c) kemampuan menghayati;
 d) kemampuan fisik (jasmani);
e) gerakan yang sudah terampil;
 f) komunikasi ekspresif.
Tiga ranah ini amat terkait dengan salah satu orientasi kurikulum, yaitu orientasi pada peserta didik (memenuhi kebutuhan peserta didik yang disesuaikan dengan bakat, minat dan kemampuan).
Ranah tujuan pendidikan Islam lebih luas dari ranah di atas; di samping kognitif, afektif, dan psikomotorik, juga meliputi ranah kognitif dan performance konatif, berhubungan dengan motivasi/dorongan dari dalam atau niat, sebagai titik tolak peserta didik untuk melakukan sesuatu. Sedangkan performance adalah kualitas/kinerja yang dilakukan seseorang.

















BAB III
SIMPULAN


Tujuan ialah suatu suatu yang diharapkan tercapai setelah sesuatu usaha atau kegiatan selesai. Tujuan merupakan standar usaha yang dapat ditentukan, serta mengarahkan usaha yang akan dilalui dan merupakan titik pangkal untuk mencapai tujuan-tujuan lain.
Adapun tujuan akhir pendidikan Islam pada hakikatnya adalah ralitas cita-cita ajaran Islam itu sendiri, yang membawa misi kesejahteraan manusia di dunia dan akhirat.


Daftar Pustaka

Arifin, H. M .2008. Ilmu Pendidikan Islam Cetakan Ke-3. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mujib, Abdul dan Mudeli, Jusuf. 2010. Ilmu Pedidikan Islam Cetakan Ke-3. Jakarta: PT Kencana Prenada Media.
http/ pendidikan Islam.ensiklopedi.html
















[1])  Prof. Dr. Abdul Majid danDr. Jusuf Mudeli, M. Si, Ilmu Pendidikan Islam, hlm 71
[2] ) Prof. Dr. Abdul Majid danDr. Jusuf Mudeli, M. Si, Ilmu Pendidikan Islam, hlm 75

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar